jump to navigation

Kista Periapikal 19 Februari 2011

Posted by indokeperawatan in Keperawatan Medikal Bedah.
Tags: , , , , , ,
trackback

Definisi

Kista adalah rongga patologis yang biasanya berdinding jaringan ikat dan berisi cairan kental atau semi likuid, dapat berada dalam jaringan lunak ataupun keras seperti tulang. Rongga kista di dalam rongga mulut selalu dibatasi epitel.

Kista periapikal adalah kista yang terbentuk pada ujung apeks (akar) gigi yang jaringan pulpanya sudah nonvital/mati. Kista ini merupakan lanjutan dari pulpitis (peradangan pulpa). Dapat terjadi di ujung gigi manapun, dan dapat terjadi pada semua umur. Ukurannya berkisar antara 0.5-2 cm, tapi bisa juga lebih. Bila kista mencapai ukuran diameter yang besar, ia dapat menyebabkan wajah menjadi tidak simetri karena adanya benjolan dan bahkan dapat menyebabkan parestesi () karena tertekannya syaraf oleh kista tersebut.

Gbr. Ilustrasi kista periapikal pada ujung apeks gigi

Kista ini tidak menimbulkan keluhan atau rasa sakit, kecuali kista yang terinfeksi. Pada pemeriksaan radiografis, kista periapikal memperlihatkan gambaran seperti dental granuloma yaitu lesi radiolusen berbatas jelas di sekitar apeks gigi yang bersangkutan.

Gbr. Gambaran radiograf sisa akar gigi yang pada ujungnya terdapat kista.

Perhatikan batas kista yang jelas, berupa garis putih. Hal inilah yang membedakan kista periapikal dengan dental granuloma.

Perbedaan mendasarnya adalah adanya epitel yang membatasi rongga kista. Gigi yang bersangkutan dengan kista ini biasanya tanpa gejala atau keluhan. Namun kadang kala batas ini tidak terlalu jelas sehingga diagnosa kista sulit ditegakkan. Bila demikian perlu dilakukan pemeriksaan histologis.

Penyebab

Kista ini disebabkan oleh berlanjutnya peradangan yang awalnya terjadi pada pulpa, yang kemudian meluas hingga jaringan periapikal di bawahnya.

Gambaran mikroskopis

Secara mikroskopis, kista radikuler dibentuk oleh dinding jaringan ikat kolagen matang. Jaringan ikat ini menjadi kerangka dasar atau stroma dari kebanyakan kista yang lokasinya ada di rongga mulut. di bagian dalam dinding kista dapat ditemukan banyak fibroblast yang merupakan sel dasar dari jaringan ikat.

Kista mengandung sel radang dalam jumlah yang bervariasi. Sel di dalam infiltrat yang paling banyak dijumpai adalah limfosit, dengan ciri khas inti yang berwarna gelap. Sel plasma juga banyak terdapat di dalam dinding kista, dan kebanyakan dijumpai pada kista yang  kronik. Selain itu, ditemukan juga eritrosit, giant cell, dan kristal kolesterol.

Perawatan

Perawatan terdiri dari perawatan saluran akar, atau pencabutan gigi yang bersangkutan kemudian kista dikuretase.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: